
ISLAM: PERUBAHAN HAKIKI,
REAL REVOLUTION!!
Belum genap sebulan masyarakat dunia digemparkan dengan peristiwa di ”depak”nya presiden Tunisia rezim Zine El Abidine Ben Ali, kini Mesir-pun ikut bergolak. Sejak tanggal 25 januari lalu rakyat Mesir mengadakan aksi massa besar-besaran menuntut turunnya rezim diktator Mubarak. Aksi ini mengakibatkan lebih dari 125 orang tewas dan 1000an orang lainnya ditangkap pasukan keamanan Mesir. Sangat disayangkan, pengorbanan ratusan nyawa rakyat yang menginginkan perubahan alias REVOLUSI ini agaknya akan berakhir pada pergantian rezim semata, tidak mengarah pada perubahan sistem. Sungguh pengorbanan yang tidak setimpal, kenapa?? Karna, menurut analisa kami (ciee..ciee..), sekedar pergantian rezim tidaklah cukup! Butuh hingga tataran PERUBAHAN SISTEM, kenapa lagi hayoo?? Ibarat rumah, kondisi Mesir saat ini sedang rusak berat, (jendelanya patah, pintunya jebol, kayu-kayu penyangga rumahnya lapuk, dan yang paling mengenaskan...pondasi rumahnya ambruk), lantas apa yang bisa dipertahankan dengan kondisi seperti ini?? Selama Mesir masih lengket dengan negara yang namanya AS, perubahan rezim bagaimanapun juga tidak akan bisa merubah kondisi Mesir menjadi lebih baik.
Jangan Terjebak Dengan Kata ”Revolusi”
Revolusi yang terjadi di Mesir, bukanlah revolusi pertama yang terjadi di dunia Islam. Pakistan, Bangladesh, Irak dan bahkan Indonesia-pun sudah pernah mengalami apa yang kemudian disebut dengan revolusi. Coba kamu inget deh, Reformasi Indonesia tahun 1997-1998 telah berhasil menggulingkan rezim Soeharto yang berkuasa 32 tahun, hebat bukan!!. Namun, apa yang saat ini kita rasakan?? Apakah kondisi Indonesia jauh lebih baik setelah Reformasi?? TIDAK Sobat!! Kondisi Indonesia saat ini justru jauh lebih buruk, sebut saja fakta yang saat ini ada: kasus korupsi, mafia peradilan, freesex jadi hal biasa, rakyat miskin dilarang sekolah, dan parahnya...ditengah kondisi ekonomi rakyat yang semakin terpuruk pemerintah justru mengurangi subsidi BBM. Luar binasa!!
Kaum muslimin harus belajar dari kondisi Indonesia dan beberapa negeri-negeri muslim lainnya, umat ini jangan sampai terjebak berulang-ulang pada kondisi yang sama. Padahal Rasulullah saw bersabda:
“Tidak selayaknya seorang mukmin dipatok ular dari lubang yang sama dua kali” (HR al-Bukhari dan Muslim)
Revolusi Yang Sebenarnya
Back 2 Islam. Harusnya kalimat inilah yang saat ini diserukan oleh rakyat Mesir, Pakistan, Tunisia, Irak dan semua negeri-negeri muslim lainnya, ”Kembali pada Syariat Islam dalam Naungan Daulah Khilafah Islam”. Ingat Sobat, kita ini seorang MUSLIM.
Sebagai seorang muslim yang yakin benar dengan apa yang telah di-syahadat-kan, sudah sepantasnyalah yang kita tuntut tidak sekedar pergantian orang. Pergantian orang saja tidak akan mengarahkan pada perubahan yang utuh, karna bagaimanapun juga orang-orang yang ada dalam pemerintahan akan dipaksa taat pada sistem yang berlaku saat ini ”Sekuler-Kapitalis”. Jadi, revolusi sebenarnya baru akan lahir ketika perubahan yang dilakukan adalah perubahan sistemik. Perubahan sistemik yang kembali pada aturan Sang Pencipta, yakni Syariat Islam. Tunggu apalagi, AYO TERAPKAN ISLAM DALAM SEMUA ASPEK KEHIDUPAN KITA :-)